Guru dan siswa di Aceh Barat, Aceh, terpaksa menggunakan seutas tali sebagai jembatan untuk beraktivitas, termasuk berangkat ke sekolah. Kondisi ini terjadi karena jembatan yang sebelumnya layak digunakan hanyut diterjang banjir bandang pada November 2025 dan hingga kini belum dibangun kembali (vidio.com).
Warga, termasuk anak-anak dan lansia, terpaksa menyeberangi sungai dengan tali yang hanya bisa menopang beban sebatas kecil. Kondisi ini dianggap tidak layak, tidak aman, dan tidak seharusnya dialami anak-anak saat mereka hendak menimba ilmu.
Meski kondisi memprihatinkan, tidak ada akses lain yang bisa digunakan. Pemerintah setempat belum memberikan solusi untuk membangun jembatan baru atau mengambil langkah darurat untuk memperbaiki akses transportasi. (vidio.com)






















