Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima Republik Indonesia, meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7). Monumen ini dibangun untuk mengenang peristiwa sejarah yang terjadi pada tahun 1965, saat gerakan kudeta terhadap pemerintahan Soekarno. Megawati mengungkapkan pentingnya kesabaran revolusioner dalam menghadapi tantangan politik dan sosial.

Pembangunan monumen ini merupakan upaya untuk melestarikan memori sejarah dan mengingatkan masyarakat akan nilai-nilai perjuangan. Megawati juga menekankan bahwa peristiwa tersebut tetap menjadi bagian dari identitas nasional dan harus dipelajari secara objektif. Monumen ini menjadi tempat pengunjung dapat memahami lebih dalam tentang peran tokoh-tokoh penting dalam sejarah politik Indonesia.

Monumen Peristiwa Kudatuli diharapkan dapat menjadi pusat edukasi sejarah bagi generasi muda. Pemilihan lokasi di kantor PDIP menunjukkan komitmen partai untuk menghargai sejarah dan membangun kesadaran kolektif tentang masa lalu. (jpnn.com)