KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan 20 orang lainnya. Dalam operasi tersebut, lembaga antikorupsi menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar (tirto.id). Selain itu, KPK juga mengamankan uang dari tiga lokasi berbeda (inews.id). OTT ini terkait dugaan korupsi proyek pemerintah daerah serta praktik jual beli jabatan (viva.co.id).
Bupati Pemalang yang terjaring OTT ini sebelumnya sempat berkomitmen untuk mencegah korupsi di daerahnya (jateng.jpnn.com). Namun, tindakan korupsi yang diduga melibatkan dirinya dan orang terkait tetap terjadi. Dugaan penerimaan yang melibatkan Anom Widiyantoro tidak hanya berkaitan dengan proyek pemerintah, tetapi juga dengan praktik tidak sah dalam perekrutan pejabat (viva.co.id).
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar dalam operasi yang melibatkan 21 orang. Dugaan suap dan jual beli jabatan menjadi fokus penyelidikan. Operasi ini menunjukkan upaya KPK dalam menindak korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.























