PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan beras, daging, dan susu berkualitas tinggi kepada Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kerja sama bilateral. Tawaran ini disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto, yang juga menekankan pentingnya Indonesia dan Thailand memimpin ASEAN dalam menghadapi tantangan global dan kejahatan transnasional (tirto.id).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa kedua negara memiliki tanggung jawab besar sebagai pendiri ASEAN untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan kawasan. Ia menyoroti perlunya kerja sama dalam menghadapi ketidakpastian global dan tantangan keamanan non-tradisional (vidio.com).
Sebagai imbalan atas penawaran pemasokan beras dan produk pertanian, Thailand juga meminta peningkatan kuota impor pupuk urea dari Indonesia hingga ratusan ribu ton per tahun. Tawaran ini disampaikan dalam konteks kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan antara kedua negara (viva.co.id).



















