Polda Metro Jaya terus menyelidiki temuan 996 senjata di gudang sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi memastikan hanya satu pucuk senjata api yang diduga ilegal, yaitu senapan Franchi kaliber 12 milimeter, sementara ratusan lainnya merupakan senapan angin impor (viva.co.id). Pemilik senjata telah meninggal dunia, sehingga penyelidikan fokus pada asal-usul senjata tersebut (mediaindonesia.com).
Pihak kepolisian memanggil mantan ketua yayasan sekolah untuk dimintai keterangan. Penyidik menilai temuan ini mungkin terkait tindak pidana berlapis, termasuk potensi pelanggaran hukum lainnya (mediaindonesia.com). Selain senjata, polisi juga menemukan amunisi, narkotika, dan CD porno di lokasi tersebut, yang menurut anggota DPRD DKI Jakarta Pramono sangat tidak boleh terjadi (inews.id).
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan senjata atau barang terlarang di tempat umum. Penyelidikan terhadap mantan ketua yayasan akan dilanjutkan untuk mengungkap lebih jauh penyebab temuan tersebut.
























