Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap berprinsip nonblok, meskipun dunia tengah menghadapi ketegangan geopolitik yang meningkat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara resmi, di mana Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia akan terus menjaga kemandirian dalam diplomasi dan tidak akan terlibat dalam konflik antar negara. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa Indonesia tetap menjadi negara yang netral dan tidak terjebak dalam perang atau aliansi politik yang memecah belah.

Dalam konteks ini, Prabowo juga menyoroti pentingnya stabilitas nasional dan keamanan, seperti yang diupayakan oleh pemimpin adat di Papua. Kepala Suku Tingginambut menggelar makan bersama masyarakat untuk memperkuat hubungan dan menjaga keamanan wilayah. Di sisi lain, Presiden juga menyampaikan target penyelesaian masalah sampah di Indonesia, dengan menargetkan penyelesaian pada akhir tahun 2027. Pernyataan ini disampaikan setelah meresmikan pembagian 62.000 unit KPR rumah subsidi di Batang, Jawa Tengah. (mediaindonesia.com)