Tayo, Duri, dan Dana menemukan walkie-talkie aneh di dalam bus pada hari Minggu, 7 Agustus 2026. Mereka mendengar sinyal darurat hewan yang terancam bahaya, tetapi orang dewasa di sekitar mereka tidak bisa mendengarnya. Ketiga anak itu memutuskan untuk menjadi "Para Penyelamat Hewan" dan mulai menyelamatkan hewan-hewan yang terancam di berbagai tempat di kota.
Mereka mengikuti sinyal darurat yang keluar dari walkie-talkie dan menemukan beberapa hewan yang terjebak atau terancam. Mereka berusaha membantu hewan-hewan itu dengan cara yang aman dan penuh kasih. Meski tidak memiliki alat profesional, mereka menggunakan kecerdikan dan kerja sama untuk menyelamatkan hewan-hewan tersebut.
Kisah ini menunjukkan semangat kepedulian anak-anak terhadap hewan. Mereka menunjukkan bahwa bahkan dengan sumber daya terbatas, anak-anak bisa melakukan peran penting dalam menyelamatkan nyawa. (m.vidio.com)



























