Razali Idris, mantan ketua umum Parti Bersatu Terengganu, membantah isu bahwa ia telah bergabung dengan Partai Pejuang Tanahair (Pejuang), komponen Perikatan Nasional, setelah meninggalkan jabatannya. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Razali melalui pernyataan resmi di Kuala Terengganu, Selatan Tenggara Malaysia. Ia menyangkal tudingan bahwa ia telah memasuki partai politik nasional tersebut, menurut laporan nst.com.my.
Razali, yang sebelumnya memimpin Parti Bersatu di Terengganu, telah mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Ia menekankan bahwa ia tidak memiliki hubungan dengan Perikatan Nasional atau Pejuang. Pernyataan ini datang setelah beredar isu yang menyebutkan bahwa ia telah bergabung dengan partai tersebut. Namun, Razali menegaskan bahwa ia tetap berada di luar partai politik tersebut.
Pernyataan Razali muncul dalam konteks dinamika politik Malaysia yang terus berkembang, terutama setelah beberapa tokoh keluar dari partai mereka dan mencari aliansi baru. Meski demikian, ia menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat untuk bergabung dengan Perikatan Nasional.



























