Ajai, salah satu juri dalam ajang musik AIM25, menegaskan bahwa penilaian yang diberikan harus transparan dan tidak memihak. Ia menyatakan bahwa juri tidak diperbolehkan menilai karya yang sudah tercalon, demi menjaga keadilan dalam proses pemilihan. Pernyataan ini muncul setelah adanya kekhawatiran terkait keterlibatan juri dalam menilai karya yang dianggap memiliki peluang besar untuk menang.

Dalam wawancara terpisah, Ajai menjelaskan bahwa sistem penilaian di AIM25 dirancang agar setiap karya dapat dinilai secara objektif. Ia menekankan bahwa setiap juri harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk menandai lagu yang dianggap layak masuk ke babak selanjutnya dengan huruf 'S'. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa karya yang dinilai memiliki kualitas dan keaslian yang memenuhi standar ajang tersebut.

Selain itu, Ajai juga mengimbau kepada peserta untuk tetap menjaga integritas dalam mengikuti ajang ini. Ia menegaskan bahwa kejujuran dan keadilan adalah prinsip utama yang harus dijaga oleh semua pihak terlibat. Pernyataan ini mendapat respons positif dari sejumlah peserta dan penonton, yang mengapresiasi upaya Ajai dalam menjaga kualitas dan kejujuran dalam ajang musik ini.