Persib Bandung kembali menerima sanksi dari FIFA berupa larangan registrasi pemain, yang berdampak pada persiapan musim 2026/2027. Klub asal Bandung ini tercantum dalam daftar FIFA Registration Ban sejak 10 Juni 2025, sebagai konsekuensi dari sengketa lama dengan mantan pelatih Robert Rene Alberts (soccer.viva.co.id). Sanksi ini membatasi kemampuan klub untuk mendaftarkan pemain baru atau melakukan perubahan dalam daftar pemain.
Manajemen Persib Bandung, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), telah memulai tindakan lanjut untuk mengatasi sanksi tersebut. Mereka memastikan bahwa proses registrasi pemain tetap berjalan aman, meskipun dalam kondisi terbatas (mediaindonesia.com). Selain itu, I.League, liga sepak bola Indonesia, menyatakan bahwa ada peluang bagi Persib Bandung untuk bebas dari hukuman tersebut (inews.id).
Sanksi ini menunjukkan bahwa masalah administratif masih menjadi tantangan bagi klub. Pembebasan dari larangan registrasi masih dalam proses, dan klub terus berupaya untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.



























