Pemerintah Malaysia melalui Lembaga Tabung Haji (TH) mengumumkan permintaan kepada polis untuk mengumpulkan keterangan dari 14 saksi di Indonesia terkait penyelidikan korupsi yang sedang berlangsung. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan dana tabungan haji yang mencapai nilai puluhan miliar ringgit.
Penyelidikan ini dilakukan oleh Badan Pencegah Korupsi (BPK) yang telah memulai investigasi terhadap beberapa pihak terkait pengelolaan dana TH. Dalam proses ini, pihak berwenang meminta bantuan polis Indonesia untuk mengumpulkan informasi dari saksi-saksi yang dianggap memiliki pengetahuan tentang kegiatan yang diduga melanggar hukum.
Meski belum ada penjelasan rinci mengenai alasan pemerintah memilih Indonesia sebagai lokasi penyelidikan, langkah ini menunjukkan peningkatan fokus pemerintah terhadap transparansi pengelolaan dana publik. Penyelidikan ini juga diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penggunaan dana yang dianggap tidak sesuai dengan tujuan utama Lembaga Tabung Haji.






















