Lady Nayoan melakukan ritual khusus untuk mengenang ibu meninggal. Ia memandu wajah mendiang ibunya secara langsung untuk terakhir kalinya. Ritual ini dilakukan di rumah keluarga, di mana Lady Nayoan duduk di depan foto ibunya.

Ia menggambarkan wajah ibunya dengan tangan dan mengucapkan doa. Ritual ini merupakan bagian dari tradisi keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi. Keluarga menganggap ritual ini sebagai cara untuk menjaga kenangan akan ibu.

Ritual ini dilakukan setiap tahun pada hari jadi kematian ibu. Lady Nayoan mengatakan bahwa ritual ini membantu ia merasa lebih dekat dengan ibunya. Ia juga mengungkapkan bahwa ritual ini memberinya kekuatan untuk melanjutkan hidup.