Pemerintah sedang mempertimbangkan pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite untuk kelompok atas desil 9-10. Langkah ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil yang memastikan bahwa pembatasan tidak akan memengaruhi penggunaan motor (mediaindonesia.com).
Pembatasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan BBM subsidi. Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap dan diharapkan berlaku sebelum akhir 2026. Pemerintah juga menyiapkan sistem baru yang akan membatasi akses Pertalite bagi kelompok tertentu, termasuk kelompok atas (inews.id).
Langkah ini diambil dalam rangka mengurangi penggunaan BBM subsidi yang tidak tepat sasaran. Pemerintah ingin memastikan subsidi dialokasikan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan. Namun, detail lebih lanjut mengenai mekanisme pembatasan dan kriteria kelompok yang terkena belum diungkapkan secara resmi.



























