Kementerian Pertanian memastikan stok beras untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, masih aman hingga satu tahun. Pemenuhan kebutuhan pokok ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kebutuhan jangka panjang.
Meski stok beras dijamin, kondisi di lapangan masih memprihatinkan. Di Desa Arus, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, warga masih belum menerima bantuan. Jalur darat yang rusak membuat akses ke wilayah terisolasi sulit dilalui. Dampak gempa mengakibatkan 66 rumah rusak berat dan 112 rumah lainnya rusak sedang.
Kepala Desa Arus menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada bantuan yang masuk. Meski pemerintah telah memastikan ketersediaan beras, kebutuhan logistik dan bantuan darurat masih menjadi tantangan utama.
Pemkot terus berupaya mempercepat distribusi bantuan, namun kondisi infrastruktur yang rusak memperlambat proses. Kondisi masyarakat terdampak masih membutuhkan perhatian lebih.
























