Datuk Mohd Alwi Zainal Abidin, anggota Dewan Negeri Perak, ditarik dari jabatannya setelah polisi membuka penyelidikan terkait dugaan korupsi. Penyelidikan ini dimulai setelah pihak berwenang menemukan indikasi penyalahgunaan dana yang diduga melibatkan lembaga pengembangan daerah.
Polisi menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung, dan mereka belum mengungkapkan detail spesifik mengenai kasus tersebut. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa ada kecurigaan terkait penggunaan dana yang tidak sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
Kasus ini menimbulkan perhatian publik, terutama di kalangan masyarakat yang memantau kejelasan penggunaan dana publik. Meski belum ada penangkapan atau pengakuan resmi, langkah pemerintah untuk menarik nama mantan anggota Dewan Negeri menunjukkan komitmen untuk mengatasi masalah korupsi.
Pihak berwenang menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan adil, serta menjamin bahwa semua pihak yang terlibat akan diberi kesempatan untuk menjelaskan sisi mereka.

























