Nurul Izzah, wakil presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR), menyatakan bahwa partai tersebut harus menetapkan garis merah yang jelas dalam politik. Ia menekankan bahwa kompromi politik tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, atau tindakan lain yang tidak benar. Pernyataan ini muncul setelah ia mengungkapkan ketidaknyamanan terhadap beberapa keputusan dalam partai.

Beberapa anggota PKR menolak keputusan tertentu yang dianggap melanggar prinsip partai. Nurul Izzah menegaskan bahwa keputusan politik harus didasarkan pada keadilan dan transparansi. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga integritas dalam proses pengambilan keputusan.

Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap PKR. Nurul Izzah menambahkan bahwa partai harus tetap konsisten dalam menjaga nilai-nilai yang dipegang. Pernyataan ini menunjukkan upaya untuk memperbaiki citra dan mengembalikan kepercayaan dalam lingkaran internal partai.