Korban pembacokan asal Garut, Jawa Barat, yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Garut, dinyatakan meninggal dunia (harapanrakyat.com). Pria tersebut mengalami luka berat di kepala, leher, dan perut akibat serangan senjata tajam. Menurut polisi, korban meninggal setelah menerima luka parah yang tidak bisa disembuhkan.
Motif pembunuhan ini terungkap setelah penyelidikan dilakukan. Polisi menyatakan bahwa korban menantang duel dengan pelaku, namun saat itu pelaku sedang membawa golok. Kondisi ini memicu konflik yang berujung pada pembacokan. Informasi ini diperoleh dari penyelidikan yang sedang berlangsung.
Di sisi lain, di Jawa Barat juga terjadi kecelakaan yang melibatkan ambulans yang membawa bayi prematur. Ambulans mengalami kecelakaan tunggal setelah pecah ban di Jatinangor, Sumedang. Petugas patroli kepolisian berhasil menyelamatkan bayi dalam inkubator dan membawanya ke rumah sakit. Kecelakaan ini terpisah dari kasus pembunuhan di Garut.
























