Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Institut Riset dan Teknologi (BRIN) di Istana Negara untuk meninjau hasil riset dan inovasi yang dihasilkan oleh para peneliti. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis fakta dalam kepemimpinan, sekaligus menyetujui tambahan dana riset sebesar Rp4 triliun untuk mendorong inovasi nasional (tirto.id).
Selama kunjungan tersebut, Prabowo menyempatkan diri untuk menguji beberapa hasil riset BRIN, termasuk genteng biomassa dan air olahan. Ia juga menyoroti pentingnya hilirisasi penelitian guna memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat (inews.id).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyinggung kinerja Timnas Indonesia yang belum berhasil lolos ke Piala Dunia, meski Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar. Ia menegaskan bahwa pemimpin harus berani menghadapi kenyataan, meski fakta yang muncul seringkali tidak menyenangkan (m.vidio.com).
Prabowo juga menekankan bahwa kepemimpinannya berlandaskan fakta dan realitas, bukan hanya aspirasi atau harapan. Hal ini diungkapkan dalam taklimat yang dihadiri oleh 150 peneliti BRIN (viva.co.id).


























