Bigmo, YouTuber yang dikenal dengan nama Muhammad Jannah, meminta maaf atas dugaan eksploitasi anak dalam konten promosi vape yang ia buat. Permohonan maaf ini disampaikan setelah ia diperiksa oleh pihak kepolisian. Menurut laporan JPNN.com, Bigmo bersama kuasa hukumnya mengakui kesalahan dan berkomitmen untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

Pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus dugaan eksploitasi anak yang melibatkan konten yang dibuat oleh Bigmo. Dalam pemeriksaan tersebut, Bigmo dianggap telah melanggar aturan terkait perlindungan anak dalam media sosial. Meski belum ada keputusan hukum, tindakan ini menunjukkan respons positif dari pihak terlibat.

Permintaan maaf ini juga diikuti oleh upaya untuk memperbaiki konten yang telah diterbitkan. Bigmo menegaskan bahwa ia akan mematuhi regulasi dan berkomitmen untuk melindungi anak-anak dari risiko yang mungkin terjadi. Pihak kepolisian menyarankan agar pihak terkait terus bekerja sama dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus serupa.

Sources
  • jpnn.com — Setelah Diperiksa Polisi, Bigmo Sampaikan Permohonan Maaf