BMKG membantah isu prediksi gempa megathrust yang beredar di media sosial. Pernyataan ini dikeluarkan setelah beredar informasi yang menyebut gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 9,1 akan melanda Indonesia sebelum akhir tahun 2026. Informasi tersebut mencatut nama BMKG dan mengklaim sebagai peringatan resmi. BMKG menegaskan bahwa tidak ada peringatan resmi mengenai gempa besar tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca buruk, seperti angin sedang yang terjadi di beberapa wilayah. Pihak BMKG menekankan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar ilmiah dan bisa menimbulkan kepanikan. Masyarakat diminta untuk menghindari berita tidak jelas dan mengandalkan informasi dari sumber resmi.

Pihak BMKG menyarankan masyarakat untuk tetap memantau peringatan cuaca melalui kanal resmi. Pihak berwenang juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang akurat dan terpercaya tetap menjadi acuan utama dalam menghadapi perubahan cuaca.