BMKG memperkirakan bahwa curah hujan akan semakin langka di sebagian besar wilayah Indonesia mulai 11 hingga 17 Agustus 2026. Prediksi ini didasarkan pada penguatan fenomena El Nino dan indeks IOD positif, yang memengaruhi pola cuaca nasional. Kondisi ini berpotensi memperparah kekeringan di beberapa daerah, terutama di wilayah yang biasanya mengalami hujan musiman.

Pemerintah Indonesia juga memberikan peringatan terkait dampak cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada tahun 2026. Kementerian Kehutanan menyatakan bahwa fenomena El Nino tahun ini bisa memiliki kekuatan besar, mirip dengan kondisi tahun 2015, yang menyebabkan peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan. Ancaman ini memerlukan persiapan lebih dini untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat.