Ratusan warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih bertahan di pengungsian setelah gempa bumi kembali mengguncang daerah tersebut pada Senin (17/8/2026). Gempa terjadi pukul 08.46 Wita dengan magnitudo 5,8 dan kedalaman 10 kilometer. Lokasi gempa berada di 40 kilometer timur laut Mbay, Nagakeo.
Berdasarkan laporan, gempa ini menimbulkan kerusakan berat di beberapa rumah warga. Banyak penduduk mengaku belum berani kembali ke rumah karena takut gempa susulan. Mereka memilih bertahan di pengungsian sementara. Maria Angelina Kolin, warga Desa Wod, mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap kestabilan wilayah.
Pemerintah setempat sedang berupaya memantau situasi dan menyiapkan bantuan darurat. BMKG terus memantau aktivitas gempa di wilayah tersebut. Warga mengharapkan kestabilan segera kembali agar dapat kembali ke rumah.
Kondisi di pengungsian masih terpantau aman, meski kebutuhan dasar warga masih menjadi perhatian utama.


























