Ratna Sari Dewi kembali ke Indonesia untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Dalam perjalanannya, ia mengungkap kisah cinta dengan Presiden pertama RI, Soekarno, yang dimulai di Jepang. Kisah ini menggambarkan hubungan antara tokoh perempuan dan tokoh nasional yang berawal dari pertemuan di luar negeri.

Pertemuan Ratna Sari Dewi dan Soekarno terjadi di Jepang, di mana keduanya bertemu dalam situasi yang tidak terduga. Kisah ini menjadi bagian dari sejarah nasional yang menunjukkan hubungan antara perempuan dan tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan.

Kembali ke Indonesia, Ratna Sari Dewi mengenang momen pertemuan yang membawa dampak besar dalam hidupnya. Ia mengungkapkan bahwa kisah cinta ini tidak hanya tentang perasaan pribadi, tetapi juga tentang kehidupan politik dan sosial di masa lalu.

Kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam memahami peran perempuan dalam sejarah Indonesia. Ratna Sari Dewi menekankan bahwa kisah ini adalah bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan.