Keluarga Sutrimo, mantan ajudan eks jaksa agung muda bidang tindak pidana khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, melaporkan kematian tiba-tiba Sutrimo ke Polresta Banyumas. Laporan tersebut disampaikan pada Sabtu (8/8). Sutrimo ditemukan meninggal dalam kondisi tak wajar di sebuah klinik kecantikan di Jakarta Selatan.
Sebelumnya, keluarga Febrie Adriansyah meminta publik tidak berspekulasi mengenai kematian Sutrimo. Mereka juga meminta agar kematian Sutrimo tidak dikaitkan dengan perkara di Kejagung. Namun, keluarga Sutrimo memutuskan melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib untuk mengusut penyebab kematian yang misterius.
Polisi kini melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo. Langkah ini bertujuan untuk memastikan penyebab kematian secara medis. Keluarga Sutrimo dan keluarga Febrie Adriansyah berharap investigasi dapat memberikan kejelasan mengenai kejadian yang menimpa Sutrimo.




















