Pemerintah menetapkan enam provinsi sebagai prioritas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mempercepat upaya pencegahan dan penanggulangan. Langkah ini diambil mengingat beberapa wilayah memiliki potensi kebakaran yang tinggi, terutama akibat cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.
Untuk memadamkan luas lahan yang terbakar, pemerintah mengerahkan 43 helikopter. Helikopter tersebut digunakan untuk mengendalikan 107.000 hektare lahan yang terkena karhutla, yang dipicu oleh fenomena El Nino yang kuat. Upaya pemadaman ini dilakukan secara intensif untuk mencegah penyebaran api ke area lain.
Pemerintah terus memantau kondisi karhutla di seluruh Indonesia, dengan fokus pada wilayah yang rentan terhadap kebakaran. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mencegah dampak lebih besar terhadap lingkungan dan masyarakat.

























