Warga Kota Banjar, Jawa Barat, mengeluh karena tidak ada penambahan anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk armada pengangkut sampah. Sejumlah penduduk menyatakan kekhawatiran bahwa ketiadaan tambahan anggaran akan memengaruhi kualitas pelayanan pengangkutan sampah. Salah satu warga, Entis Sutisna, mengungkapkan kecemasannya terhadap dampak negatif yang mungkin terjadi.
Pengangkutan sampah menjadi salah satu prioritas dalam kebersihan kota. Namun, keterbatasan anggaran BBM membuat operasional armada pengangkut menjadi lebih sulit. Warga menilai bahwa penambahan anggaran BBM diperlukan untuk memastikan layanan pengangkutan sampah berjalan lancar.
Beberapa warga juga menyarankan pemerintah daerah untuk memprioritaskan penambahan anggaran BBM untuk armada pengangkut sampah. Mereka berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan.
Kebijakan ini menunjukkan tantangan dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kota Banjar sedang mempertimbangkan berbagai solusi untuk mengatasi masalah ini.

























