Tiga kapal militer TNI Angkatan Laut (AL) terlibat dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda. Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelamatan rombongan wartawan yang terjebak akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Selama dua hari, tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian, dengan total delapan korban yang belum ditemukan. Lima di antaranya adalah jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional.

Kapal-kapal yang terlibat dalam operasi ini termasuk KRI TNI AL, yang dikerahkan untuk memperkuat upaya pencarian. Tim SAR membagi area pencarian menjadi beberapa unit, dengan masing-masing unit bertugas di wilayah tertentu. Pencarian dilakukan dengan menggunakan peralatan modern dan teknik penyelamatan terkini.

Korban yang hilang kontak dilaporkan terjebak di perairan Selat Sunda setelah meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Meski upaya pencarian terus dilakukan, belum ada kabar pasti mengenai nasib para jurnalis tersebut. Pemerintah dan lembaga penyelamatan terus berupaya memastikan keberadaan mereka.