Banjir bandang dan longsor di Nepal dan Tibet menyebabkan kematian lebih dari 750 orang, dengan sekitar 3.000 orang masih hilang. Bencana alam ini terjadi setelah hujan deras yang mengakibatkan banjir cepat dan tanah longsor di daerah pegunungan Himalaya. Pencarian korban hilang terus berlangsung di tengah ancaman banjir baru.

Korban tewas mencapai 750 orang, termasuk ratusan warga asing dan pekerja PLTA. Lebih dari 3.000 orang masih belum ditemukan, dengan ratusan di antaranya adalah warga asing. Pencarian dilakukan di tengah kondisi yang sulit, termasuk lumpur yang menyedot kaki dan risiko banjir kembali.

Korban termasuk 48 warga Inggris dan lebih dari 40 warga Australia yang masih hilang. Pencarian terus dilakukan dengan bantuan internasional. Pemerintah Nepal mengingatkan risiko banjir lebih lanjut setelah hujan deras.

Pencarian korban hilang terus berlangsung di tengah ancaman banjir baru. Banyak warga mengalami kerugian besar, dengan beberapa desa hancur. Pencarian di daerah terpencil masih membutuhkan waktu dan sumber daya.