Teleskop Swift NASA kembali beroperasi setelah menyelesaikan perbaikan teknis pada sistem penentuan arah. Misi ini, yang berfokus pada pengamatan radiasi tinggi, kembali aktif setelah mengalami gangguan yang menghentikan aktivitasnya. Perbaikan dilakukan untuk memastikan akurasi pengukuran dan konsistensi data yang dikumpulkan.
Pengoperasian kembali teleskop ini memungkinkan ilmuwan untuk melanjutkan penelitian tentang fenomena kosmik seperti ledakan bintang dan aktivitas lubang hitam. Swift, yang telah beroperasi selama lebih dari dua dekade, merupakan alat penting dalam memahami dinamika alam semesta.
Dengan sistem navigasi yang telah diperbaiki, teleskop dapat kembali mengumpulkan data secara efisien. Tim NASA mengonfirmasi bahwa semua fungsi utama telah kembali normal dan siap mendukung penelitian ilmiah lebih lanjut.




























