Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri meminta kepala daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla hingga November 2026. Ia menekankan pentingnya koordinasi Forkopimda untuk mencegah kebakaran hutan dan kekeringan akibat fenomena El Nino.
Pemerintah provinsi Papua mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem dan kekeringan bisa memicu kebakaran hutan yang berpotensi mengancam ekosistem dan masyarakat. Dalam pernyataannya, Gubernur Fakhiri menekankan perlunya pengawasan intensif terhadap titik rawan karhutla, terutama di wilayah yang rentan terhadap kekeringan.
Koordinasi antara Forkopimda (Forpusataka, Kopkamtib, dan Pemda) dianggap penting untuk memastikan respons cepat dan efektif dalam menghadapi potensi kebakaran hutan. Pemda diminta memperkuat pemeriksaan dan pencegahan di area kritis sebelum musim kemarau tiba.




























