Amerika Serikat menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp56 miliar untuk korban bencana di Nepal. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya internasional untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang di daerah perbatasan Nepal dan Tiongkok. Dalam kejadian tersebut, 10 Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang tanpa kabar.
Pemerintah AS mengungkapkan bahwa bantuan tersebut mencakup logistik, perlengkapan medis, dan dukungan teknis untuk memulihkan kondisi warga terdampak. Pihak berwenang Nepal sedang melakukan pencarian terhadap WNI yang hilang. Pencarian dilakukan dengan bantuan tim penyelamatan dan alat pendeteksi.
Korban banjir bandang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah perbatasan Nepal dan Tiongkok beberapa hari terakhir. Bencana ini menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengancam kehidupan warga setempat. Pemerintah Nepal meminta bantuan internasional untuk mempercepat proses pemulihan.
Kementerian Luar Negeri Indonesia mengimbau warga yang berada di Nepal untuk berhati-hati dan segera melaporkan keberadaan mereka jika terdampak bencana. Pemerintah juga memastikan akan memberikan bantuan tambahan jika diperlukan.



























