Kawasan Flores di Nusa Tenggara Timur mengalami gempa besar berkekuatan 7,7 pada hari Sabtu (15 Agustus). Gempa ini menyebabkan kerusakan signifikan di sejumlah daerah, termasuk sekolah-sekolah di tujuh kabupaten di pulau Flores. Pemerintah setempat mempercepat upaya penanganan darurat, termasuk distribusi bantuan ke lokasi terdampak.

Korban jiwa akibat gempa ini telah mencapai 68 orang, dengan ratusan lainnya terluka. Banyak warga, terutama anak-anak, mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Pemukiman ribuan penduduk masih terdampak, dengan puluhan rumah rusak atau hancur.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) sedang berupaya memulihkan fasilitas pendidikan yang rusak. Tim penyelamatan juga terus bekerja untuk menemukan korban yang masih terjebak. Situasi di Flores masih kritis, namun upaya evakuasi dan penanganan darurat terus berlangsung.

Kebanjiran akibat gempa juga menyebabkan kerusakan tambahan di beberapa area. Pemerintah mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi terkini.