Penerbangan dari Bandara Ngurah Rai Bali ke Nusa Tenggara Timur berjalan normal setelah gempa besar mengguncang wilayah Flores. Pihak bandara memastikan operasional penerbangan tidak terganggu meskipun gempa berdampak signifikan di daerah tersebut.
Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter terjadi akibat aktivitas sesar naik Flores, yang merupakan salah satu sumber ancaman gempa di wilayah Nusa Tenggara. Aktivitas ini pernah memicu gempa yang menyebabkan tsunami di kawasan sekitar.
Organisasi Muhammadiyah mengaktifkan jaringan kebencanaan untuk memberikan respons kemanusiaan di wilayah terdampak. Mereka menyiapkan posko di Ende, NTT, sebagai pusat koordinasi awal.
Kementerian Pariwisata bersama Otorita Labuan Bajo Flores sedang melakukan pendataan kerusakan di sejumlah hotel dan destinasi wisata. Beberapa tempat wisata terkena dampak gempa, menimbulkan kekhawatiran bagi sektor pariwisata daerah.
























