Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8), menyebabkan setidaknya 132 orang tewas dan ratusan bangunan rusak. Bencana alam ini memicu kepanikan di berbagai wilayah, termasuk kota Cali, di mana warga menyaksikan bangunan mulai runtuh dan pasien rumah sakit dievakuasi ke luar gedung. Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan status darurat nasional untuk memperkuat pengerahan sumber daya dan koordinasi antarlembaga dalam penanganan bencana.

Presiden Kolombia mengumumkan keadaan darurat setelah jumlah korban tewas mencapai 111 orang, dengan 87 orang lainnya terluka. Selain itu, 1.575 rumah rusak dan 61 bangunan runtuh dilaporkan. Bencana ini juga menimpa warga asli Indonesia yang menjadi korban, dengan Kementerian Luar Negeri mengungkap kondisi mereka. Gempa ini tercatat sebagai salah satu bencana terparah dalam sejarah Kolombia.