Korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mencapai 71 orang. Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada 15 Agustus 2026, mengakibatkan kerusakan luas di beberapa wilayah. BMKG mencatat ada 3.002 gempa susulan yang masih terus mengguncang daerah tersebut.
Salah satu wilayah terparah adalah Desa Arus, Kabupaten Manggarai Timur. Jalur darat yang terputus membuat warga terjebak dalam keterbatasan. Dalam laporan, 66 rumah rusak berat dan 112 rumah lainnya rusak sedang. Kepala Desa Arus menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada bantuan yang masuk.
Kerusakan infrastruktur dan keterbatasan akses memperparah situasi. Ribuan siswa di Brebes memanjatkan doa bagi korban bencana. Pemerintah dan organisasi bantuan masih berupaya mengirimkan bantuan ke daerah terisolasi.
Korban meninggal terus bertambah, sementara upaya evakuasi dan penanganan darurat masih berlangsung. Kondisi di NTT masih memprihatinkan, dengan banyak warga terdampak yang membutuhkan bantuan darurat.



























