Meta meluncurkan Muse, AI agent pertama yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas secara otomatis. Berbeda dari Meta AI yang hanya berfungsi sebagai asisten percakapan, Muse mampu menjalankan tugas langsung atas nama pengguna, seperti mengatur proyek atau menyelesaikan pekerjaan jangka panjang. Fitur ini memungkinkan pengguna yang tidak terlalu familiar dengan teknologi untuk tetap bisa memanfaatkan kecerdasan buatan.
Pengguna dapat mengakses Muse melalui aplikasi Meta, termasuk WhatsApp, sehingga layanan ini bisa diakses oleh berbagai kalangan. Muse dirancang untuk menjadi alat bantu yang lebih praktis, dengan kemampuan menyelesaikan tugas tanpa memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam. Hal ini menunjukkan langkah Meta dalam mengembangkan AI yang lebih mudah digunakan oleh masyarakat luas.
Beberapa pengguna sudah mencoba Muse dan menyebutkan bahwa alat ini memudahkan pekerjaan sehari-hari. Namun, masih ada yang menunggu lebih banyak informasi mengenai keamanan dan privasi pengguna. Pengembangan ini menunjukkan tren perusahaan teknologi dalam membuat AI lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

























