Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster pendanaan yang terlibat dalam kerusuhan di Jakarta pada 27 Agustus 2026. Menurut penyelidikan polisi, klaster-klaster tersebut diduga didukung oleh oknum mahasiswa dan terdapat indikasi eksploitasi anak. Polisi sedang menyelidiki lebih lanjut sumber dana yang digunakan untuk membiayai aksi tersebut.

Kerusuhan yang terjadi pada 27 Agustus 2026 menimbulkan ketegangan di beberapa wilayah Jakarta. Polda Metro Jaya mengatakan bahwa penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap lebih banyak detail terkait pelaku dan pendukung aksi tersebut.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan indikasi bahwa beberapa individu yang terlibat dalam kerusuhan memiliki keterkaitan dengan kelompok tertentu. Eksploitasi anak juga menjadi salah satu fokus penyelidikan, dengan polisi mengejar pelaku yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

Penyelidikan ini menunjukkan bahwa pihak berwenang berupaya keras untuk mengungkap akar masalah yang mendorong terjadinya kerusuhan tersebut.