Prabowo Subianto memberi peringatan bahwa penggunaan bahan bakar minyak (BBM) akan menghadapi tekanan kebijakan lingkungan yang semakin kuat. Pernyataan ini muncul dalam konteks kebijakan nasional Indonesia yang semakin mendorong transisi ke energi bersih. Prabowo menekankan bahwa pergeseran ke kendaraan listrik menjadi keharusan, terutama dalam upaya mengurangi emisi karbon dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang terbatas.
Pernyataan Prabowo juga mencerminkan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dari penggunaan BBM yang masih dominan di Indonesia. Meski saat ini kendaraan listrik belum sepenuhnya mampu menggantikan kendaraan bermotor konvensional, Prabowo menilai bahwa pemerintah harus mempercepat pengembangan infrastruktur dan teknologi untuk mendukung transisi tersebut.
Selain itu, Prabowo menyoroti pentingnya kebijakan yang konsisten dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Ia menekankan bahwa keberhasilan transisi ke energi bersih tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dan kebijakan yang berkelanjutan.


























