Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan petani dari Ngawi, Joko Purnomo, dalam sidang tahunan MPR 2026. Petani tersebut berhasil memanen padi hingga 9 ton per hektare setelah harga pupuk turun. Prabowo menekankan peran penting petani sebagai pahlawan pangan bangsa.

Selain itu, Prabowo juga mengungkap rencana BUMN untuk membeli perusahaan dunia demi menguasai teknologi. Ia menjelaskan bahwa keuntungan dari langkah ini adalah peningkatan 26 proyek hilirisasi Danantara. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan industri dalam negeri.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya inovasi dan pengelolaan sumber daya lokal. Ia menyoroti peran petani dalam meningkatkan produksi pangan dan kemandirian ekonomi.

Kebijakan ini menunjukkan fokus pemerintahan Prabowo pada pengembangan pertanian dan teknologi.