Dentuman yang terdengar di wilayah Bandung diduga berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Fenomena ini dijelaskan sebagai dampak rambatan gelombang tekanan berfrekuensi sangat rendah atau infrasound. Gelombang ini bersumber dari aktivitas vulkanik di Gunung Anak Krakatau, yang terletak di Selat Sunda.

Para ahli mengatakan bahwa infrasound bisa terdengar jauh karena frekuensinya rendah. Meski tidak berbahaya bagi manusia, dentuman ini bisa mengganggu kenyamanan warga sekitar. Pihak berwenang memantau situasi gunung berapi tersebut untuk memastikan tidak ada ancaman lebih besar.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau karena potensi erupsi yang bisa memengaruhi wilayah sekitar. Warga di Bandung dan sekitarnya diminta tetap waspada meski tidak ada indikasi bahaya langsung.