Lembata, NTT — Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, masih aktif dengan tingkat aktivitas tinggi. Dalam periode pengamatan Jumat, 49 pukul 0000-2400 Wita, gunung berapi ini mengalami 378 kali letusan. Aktivitas vulkanik ini menunjukkan peningkatan intensitas, dengan aliran lava yang terlihat mengarah ke sektor timur laut.
Pengamatan dilakukan oleh tim pemantau vulkanik setempat yang terus memantau kondisi gunung berapi. Meski tidak ada laporan kejadian bahaya yang mengancam penduduk, pihak berwenang mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan menghindari area rawan.
Aktivitas vulkanik Gunung Lewotolok telah meningkat dalam beberapa hari terakhir. Aliran lava yang terlihat dari sektor timur laut menunjukkan bahwa gunung berapi masih dalam fase erupsi. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keamanan warga sekitar.
Pemerintah setempat sedang menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika aktivitas vulkanik terus meningkat. Warga yang tinggal di sekitar area gunung berapi diminta untuk memperhatikan informasi resmi dan menghindari area yang berpotensi berbahaya.




















