Pesawat Hercules mendarat di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, membawa bantuan untuk korban gempa yang mengguncang wilayah Flores. Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi dan menyebabkan 51 korban jiwa, menurut laporan Basarnas. Korem 161 Wira Sakti langsung menggerakkan seluruh personelnya untuk melakukan evakuasi darurat, mendirikan tenda pengungsian, dan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar.

Pasukan militer dan Polri terus bergerak untuk memperkuat upaya penanganan. Mabes Polri mengirimkan 260 personel, termasuk tim K9, untuk membantu evakuasi dan penanganan korban. Upaya ini dilakukan dalam rangka memastikan kebutuhan dasar korban dan mempercepat proses evakuasi.

Kondisi di wilayah terdampak masih memprihatinkan. Bantuan terus datang dari berbagai arah, termasuk dari pusat pemerintahan. Pemangku kebijakan menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga untuk memastikan bantuan sampai ke lokasi yang paling terisolasi.

Pemerintah dan organisasi penanggulangan bencana terus memantau situasi dan menyesuaikan strategi penanganan. Upaya ini menunjukkan respons cepat dan solidaritas yang tinggi di tengah krisis.