Jakarta tercatat sebagai salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia berdasarkan data IQAir. Kota ini menduduki posisi ketiga dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 162, yang menunjukkan tingkat polusi udara yang sangat tinggi. Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta telah menyusun tiga strategi utama untuk mengatasi masalah ini, termasuk perluasan sistem transportasi Transjabodetabek.
Salah satu strategi utama yang diusulkan adalah pengembangan jalur transportasi umum yang lebih luas untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi. Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengendalian emisi dari sumber-sumber polusi utama, seperti industri dan kendaraan bermotor.
Kualitas udara buruk di Jakarta telah menjadi isu yang mendesak selama beberapa tahun terakhir. Tingkat polusi yang tinggi berdampak langsung pada kesehatan warga, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Pemerintah DKI berharap strategi ini dapat memberikan dampak positif dalam jangka pendek, meski tantangan dalam penerapannya masih terasa.

























