Pemerintah mengirimkan 27 ton logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan M7,7. Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat Hercules dan dipercepat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, lebih dari 3.500 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mendukung penanganan darurat.

Kementerian Pemerintah juga menetapkan langkah prioritas seperti menyiapkan posko bencana dan memulihkan jalur transportasi. Pemulihan infrastruktur menjadi fokus utama guna memudahkan distribusi bantuan. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendesak pemerintah memprioritaskan kebutuhan korban gempa.

Pemerintah menyiagakan Basarnas, TNI, dan Polri di Bandara Halim untuk siap memberikan bantuan. Upaya ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Pemantauan langsung dilakukan oleh Seskab Teddy Indra Wijaya untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal.

Pemerintah terus mempercepat distribusi bantuan logistik tahap pertama ke Flores. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani bencana alam di NTT.