Pertanian tahan iklim mulai diuji di Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Jaringan Masyarakat Tani Indonesia (JAMTANI) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan demofarm pertanian terintegrasi rendah emisi. Lahan percontohan resmi dimulai dengan kegiatan peluncuran dan penanaman perdana, Rabu (9/9/2026).
Empat komoditas ditanam dalam uji coba ini, termasuk sayuran dan tanaman pangan lainnya. Tujuan utama adalah mengurangi emisi karbon serta meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim. Proyek ini diharapkan menjadi contoh bagi petani lain di sekitar.
Kerja sama antara JAMTANI dan BRIN menunjukkan upaya nyata dalam menghadirkan model pertanian yang lebih berkelanjutan. Proses penanaman dan pengelolaan lahan akan terus dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Hasilnya akan dievaluasi untuk kemudian diterapkan lebih luas.
Uji coba ini menjadi langkah awal dalam mendorong pertanian yang lebih hijau dan resilien. Dengan pendekatan inovatif, harapan besar ditempatkan pada kemampuan sistem pertanian untuk bertahan di tengah tantangan iklim.

























