Prabowo Subianto, mantan ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya (GIR), menekankan pentingnya kekuatan kolektif BRICS dalam memperkuat tata kelola global. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah wawancara terkini, di tengah meningkatnya peran kemitraan antar negara berkembang. Menurut Prabowo, BRICS memiliki potensi besar untuk memengaruhi kebijakan internasional dengan memperkuat koordinasi dan kebijakan bersama.

Ia menyoroti bahwa dinamika global saat ini semakin kompleks, dengan berbagai isu seperti perubahan iklim, ketidaksetaraan ekonomi, dan ketegangan geopolitik. Dalam konteks ini, Prabowo menilai bahwa keberhasilan BRICS bergantung pada kemampuan anggotanya untuk bekerja sama secara efektif. Ia juga menekankan pentingnya dialog antar negara anggota untuk mencapai kebijakan yang lebih adil dan inklusif.

Selain itu, Prabowo menyampaikan bahwa BRICS bisa menjadi pilihan alternatif bagi negara-negara yang merasa tidak puas dengan dominasi kekuatan besar di tingkat global. Ia menilai bahwa kemitraan ini bisa membuka peluang baru dalam membangun sistem ekonomi dan politik yang lebih seimbang. Pernyataan ini menunjukkan perhatian politik Prabowo terhadap isu-isu internasional yang melibatkan negara-negara berkembang.