Timnas Indonesia resmi tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang 1-1 oleh Singapura dalam laga penentuan Grup B. Kegagalan ini memutus ambisi skuad Garuda untuk melangkah lebih jauh di kompetisi tersebut. Hasil imbang membuat Timnas Indonesia gagal mengumpulkan poin yang dibutuhkan untuk lolos ke babak selanjutnya.
PSSI langsung menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. Evaluasi ini mencakup aspek teknik, taktik, dan manajemen. Selain itu, organisasi juga meminta dukungan publik untuk tetap tenang dan tidak menghujat pemain atau pelatih. Beberapa suporter mengecam kegagalan tersebut, namun PSSI menekankan pentingnya kritik konstruktif.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi pemain Macan Kemayoran yang memperkuat Timnas. Ia menilai kehadiran para pemain tersebut memberikan dampak positif bagi performa tim. Namun, kegagalan ini tetap menjadi bahan evaluasi untuk masa depan. Sekjen PSSI Yunus Nusi juga meminta masyarakat tidak melampiaskan kekecewaan ke pemain dan pelatih.




























