KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah ditetapkan dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang. Pemilihan ini dilakukan secara musyawarah mufakat oleh sembilan anggota Dewan Harapan Warga Nahdlatul Ulama (AHWA).
Akhyar, yang juga merupakan tokoh ulama dan pendiri PBNU, akan memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan. Ia telah menjabat sebagai Rais Aam sejak 2021 dan kini mendapatkan kepercayaan untuk periode kedua.
Pemilihan ini menunjukkan konsensus dalam tubuh PBNU terhadap kepemimpinan Akhyar. Ia dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam berbagai isu sosial dan keagamaan di Indonesia.
Kebijakan dan program yang akan diusung PBNU di bawah kepemimpinan Akhyar akan fokus pada pendidikan, kesejahteraan masyarakat, dan peran organisasi dalam pembangunan nasional.






























