Tim Laboratorium Forensik Polri sedang menguji sampel makanan gratis yang menyebabkan keracunan di Sidoarjo. Sebanyak 567 santri terkena dampak negatif setelah mengonsumsi makanan yang disediakan. Sampel makanan tersebut diperiksa untuk menemukan penyebab keracunan. Dari jumlah korban, 88 orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa investigasi sedang berlangsung untuk mengetahui sumber kontaminasi. Makanan gratis ini disediakan dalam rangka program bantuan bagi santri. Pihak terkait belum mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai jenis makanan yang menyebabkan keracunan.