Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Lasem, Rembang, melaporkan sejumlah besar siswa dan guru mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan gratis dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 777 orang, terdiri dari siswa dan guru, diduga terkena efek negatif dari makanan yang disajikan. Pihak sekolah mengatakan lima di antaranya dilarikan ke Puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Program MBG dirancang untuk meningkatkan gizi dan kesehatan siswa dengan menyediakan makanan bergizi secara gratis. Namun, insiden ini menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas dan keamanan makanan yang disajikan. Pihak berwenas mengimbau agar makanan yang diberikan tetap memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.

Sementara itu, pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti keracunan. Tidak ada laporan mengenai keracunan berat atau kejadian yang memerlukan perawatan intensif. Pihak terkait berkomitmen untuk menyelidiki insiden ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.